Polewali Mandar (4/6). DPW LDII Sulawesi Barat menerima bantuan hewan kurban berupa seekor sapi dari Anggota DPD RI daerah pemilihan Sulawesi Barat, Jupri Mahmud. Penyerahan bantuan berlangsung di Masjid Miftaahul Huda, Desa Sumberjo, dan dihadiri pengurus LDII, tokoh masyarakat, serta warga setempat, Selasa (26/5/2026).
Ketua DPW LDII Sulawesi Barat, Rianto, menilai bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian sekaligus memperkuat hubungan baik antara LDII dan berbagai elemen masyarakat di daerah. “Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan sapi kurban dari Bapak Jupri Mahmud selaku Anggota DPD RI yang diberikan kepada kami. Semoga menjadi keberkahan,” ujarnya.
Menurut Rianto, penyerahan hewan kurban tersebut mencerminkan terjalinnya komunikasi yang harmonis antara warga LDII dengan para pemangku kepentingan. “Hubungan yang baik ini diharapkan terus terjaga untuk mendukung berbagai kegiatan sosial dan keagamaan yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” tambahnya.
Selain itu Rianto menambahkan bahwa LDII Sulbar menggelar Salat Idul Adha 1447 di 37 titik yang tersebar di seluruh wilayah Sulawesi Barat. Pada pelaksanaan kurban tahun ini, DPW LDII Sulbar menyembelih sebanyak 170 ekor sapi dan 22 ekor kambing.
“Kami bagikan daging kurban pada warga fakir miskin dan masyarakat sekitar di berbagai daerah di Sulawesi Barat. Selain menjadi bentuk ibadah, kegiatan kurban juga menghadirkan semangat gotong royong dan kebersamaan antarwarga,” tambah Rianto.
Di salah satu titik penyembelihan kurban yang berada di lingkungan Masjid Miftaahul Huda, Desa Sumberjo, hadir tim dari Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Polewali Mandar untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban serta memastikan kelayakan daging sebelum didistribusikan kepada masyarakat.
Salah satu dokter hewan, Siti Maryam, menyampaikan hasil pemeriksaan terhadap sembilan ekor sapi yang disembelih di lokasi tersebut. “Dari sembilan ekor sapi tersebut, hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya kelainan pada organ hati, paru-paru, maupun limpa. Sehingga organ-organ tersebut dinyatakan layak untuk diedarkan dan dikonsumsi,” ungkapnya.

