Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Keteladanan untuk Membangun Indonesia Emas 2045

2026/06/02
in Opini
0
Hari Pancasila. Sumber: vektor

Hari Pancasila. Sumber: vektor

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh Thonang Effendi

“Garuda Pancasila, akulah pendukungmu… Patriot Proklamasi, sedia berkorban untukmu.”

Setiap 1 Juni, bait lagu karya Sudharnoto itu kembali menggema. Lagu tersebut bukan sekadar mars kenegaraan. Ia adalah ringkasan cita-cita bangsa: bahwa setiap warga Indonesia diibaratkan sebagai Garuda yang terpanggil untuk mendukung Pancasila. Pertanyaannya, sudahkah kita benar-benar mendukungnya?

Pertanyaan itu membawa kita kembali ke tahun 1945. Saat memimpin sidang BPUPKI, dr. Rajiman Wedyodiningrat melemparkan pertanyaan mendasar: “Atas dasar apakah Indonesia didirikan?” Dari forum itulah lahir jawaban besar bernama Pancasila. Bukan sekadar dasar negara, tetapi juga dasar hidup berbangsa.

Bila dikaitkan dengan tema Harkitnas 2026, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara,” sesungguhnya mengandung pesan yang sama: bahwa kedaulatan bangsa dimulai dari bagaimana negara menjaga generasi mudanya dengan fondasi yang jelas. Fondasi itu adalah Pancasila.

Lima sila Pancasila tidak berdiri sendiri. Semuanya merupakan satu rangkaian menuju tujuan besar yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945: masyarakat adil, makmur, dan sentosa. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa mengajarkan ketakwaan, toleransi, dan penghormatan terhadap kebebasan beribadah. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab menumbuhkan sikap saling menghormati, peduli, dan menjunjung martabat sesama manusia. Sila Persatuan Indonesia memperkuat semangat cinta tanah air dan mendahulukan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan. Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan mengajarkan musyawarah, tanggung jawab, dan penghargaan terhadap pendapat orang lain. Sedangkan Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia mendorong sikap gotong royong, kepedulian sosial, serta pemerataan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.

Jika nilai-nilai tersebut hidup dalam perilaku warga dan para pemimpinnya, maka cita-cita Indonesia yang adil, makmur, dan sentosa bukanlah utopia.

Namun, Pancasila tidak akan hidup hanya di atas kertas atau dihafal saat upacara. Ia harus menjelma menjadi kepribadian bangsa. Dan kepribadian bangsa lahir dari penyelarasan kepribadian setiap warga dengan nilai-nilai Pancasila. Di sinilah ujian terbesar dimulai: keteladanan para pemimpin negara dan tokoh bangsa.

Bangsa Indonesia masih memiliki budaya keteladanan yang kuat. Rakyat lebih mudah belajar dari apa yang dilihat daripada sekadar dari apa yang didengar. Karena itu, negara perlu hadir bukan hanya lewat aturan, tetapi juga melalui contoh nyata.

Namun, ujian keteladanan itu semakin berat di era digital dan globalisasi. Dahulu keteladanan cukup terlihat di ruang-ruang birokrasi. Kini semuanya terekam kamera dan menyebar dalam hitungan detik. Persoalannya, generasi Z, Alpha, dan Beta — calon penentu Indonesia Emas 2045—lebih percaya pada apa yang mereka lihat dari perilaku pemimpinnya dibanding slogan di baliho atau pidato resmi.

Di tengah banjir hoaks, individualisme, dan algoritma media sosial yang sering memecah belah, Pancasila justru semakin dibutuhkan sebagai antivirus kebangsaan. Namun antivirus hanya bekerja jika “sumbernya” bersih. Jika pengelola negara sendiri abai terhadap nilai Pancasila, jangan salahkan apabila masyarakat ikut kehilangan arah.

Lalu refleksi apa yang perlu dilakukan pada 1 Juni 2026?

Refleksi pertama harus dimulai dari para pemimpin negara dan tokoh bangsa. Kita perlu kembali merenungkan bait lagu Garuda Pancasila: “sedia berkorban untukmu.” Pengorbanan terbesar seorang negarawan hari ini bukanlah gugur di medan perang, melainkan kemampuan mengorbankan ego, nafsu kekuasaan, dan kepentingan pribadi demi kepentingan bangsa.

Refleksi kedua ditujukan kepada seluruh elemen masyarakat. Program menjaga tunas bangsa perlu benar-benar membumi, menjangkau seluruh lapisan masyarakat dari Sabang sampai Merauke, dari PAUD hingga lansia.

Perhatian besar perlu diberikan kepada generasi muda saat ini yaitu generasi Z, Alpha, dan Beta sebagai aktor penting yang turut menentukan masa depan Indonesia. Genarasi Pancasialis, profesional religius, berkarakter luhur yang siap bersaing di dunia global.

Pendidikan umum, pendidikan agama, dan pendidikan karakter berbasis pembiasaan perlu berjalan selaras. Langkah semacam ini telah dilakukan banyak organisasi kemasyarakatan, termasuk LDII melalui pembinaan Tri Sukses dan 29 Karakter Luhur untuk membentuk sumber daya manusia profesional religius yang cerdas sekaligus berakhlak mulia. Hal ini bagian dari pengabdian LDII untuk bangsa di bidang pendidikan.

Menjaga tunas bangsa demi kedaulatan negara tidak dapat dibebankan kepada satu pihak saja. Ini adalah kerja kolektif. Pemerintah membuat kebijakan, masyarakat mengawasi, pendidik membina, media mengedukasi, dan keluarga menanamkan nilai sejak dini. Namun poros utamanya tetap satu: keteladanan.

Sebagaimana lambang Garuda tersemat di dada setiap aparatur negara dan warga bangsa, demikian pula nilai-nilai Pancasila perlu hidup dalam hati mereka. Ketika para pemimpin negara dan tokoh bangsa memberikan keteladanan yang selaras dengan nilai Pancasila, masyarakat akan lebih mudah mengikuti tanpa paksaan.

Karena itu, 1 Juni 2026 tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan. Ia perlu menjadi pengingat bahwa Indonesia didirikan di atas dasar yang jelas. Tugas kita hari ini adalah memastikan dasar itu tidak retak.

Caranya mungkin sederhana: mulailah menjadi contoh.

Sebab bangsa ini akan benar-benar bangkit, adil, makmur, dan sentosa ketika para pemimpin negara dan tokoh bangsa sungguh-sungguh menjadi “pendukungmu, Garuda Pancasila.”

Biodata Penulis

Thonang Effendi adalah Ketua Departemen Pendidikan Umum dan Pelatihan DPP LDII serta pemerhati kebangsaan dan pendidikan.

Tags: DPP LDIIhari PancasilaThonang effendi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • DaudSobri on Ketua Umum DPP LDII Tawarkan Solusi Kebangsaan Agar Nilai-Nilai Pancasila dapat Dibumikan
  • Afraimon on LDII Jelaskan Makna Ikhlas Berkurban dan Berbagi Lewat Gotong Royong
  • Jojon on Selilit Kurban
  • Dharmajaya on Selilit Kurban
  • Ichwan Bali on Selilit Kurban
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Aktris Ida Royani dan Aktor Ben Kasyafani Apresiasi Kurban Ramah Lingkungan Ala LDII

Aktris Ida Royani dan Aktor Ben Kasyafani Apresiasi Kurban Ramah Lingkungan Ala LDII

May 27, 2026
Menhaj Mochamad Irfan Yusuf

Sidak Tenda Arafah, Amirulhaj Peringatkan KBIHU yang Melanggar

May 23, 2026
DPP LDII Terima Sapi Kurban dari Presiden dan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI

DPP LDII Terima Sapi Kurban dari Presiden dan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI

May 28, 2026
Ponpes Wali Barokah Terima Sapi Kurban Amanah dari Wakil Presiden RI

Ponpes Wali Barokah Terima Sapi Kurban Amanah dari Wakil Presiden RI

May 26, 2026
Aktris Ida Royani dan Aktor Ben Kasyafani Apresiasi Kurban Ramah Lingkungan Ala LDII

Aktris Ida Royani dan Aktor Ben Kasyafani Apresiasi Kurban Ramah Lingkungan Ala LDII

11
Ketua LDII Tanah Laut Raih Doktor di IPB Melalui Penelitian Sorgum

Ketua LDII Tanah Laut Raih Doktor di IPB Melalui Penelitian Sorgum

5
Selilit Kurban

Selilit Kurban

3
DPP LDII Terima Sapi Kurban dari Presiden dan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI

DPP LDII Terima Sapi Kurban dari Presiden dan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI

3
Menjaga Tunas Bangsa Melalui Pancasila: Refleksi Keteladanan Menuju Indonesia Emas 2045

Keteladanan untuk Membangun Indonesia Emas 2045

June 2, 2026
LDII Helat Nikah Massal 11 Pasang Mubaligh Mubalighot, Ini Pesan Bupati Inhu

LDII Helat Nikah Massal 11 Pasang Mubaligh Mubalighot, Ini Pesan Bupati Inhu

June 1, 2026
LDII Papua Selatan Bagikan 3.000 Paket Daging Kurban Jangkau Masyarakat Luas

LDII Papua Selatan Bagikan 3.000 Paket Daging Kurban Jangkau Masyarakat Luas

June 1, 2026
LDII Jayapura Salurkan Sapi Kurban Bantuan Bupati untuk Warga Masyarakat

LDII Jayapura Salurkan Sapi Kurban Bantuan Bupati untuk Warga Masyarakat

June 1, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Keteladanan untuk Membangun Indonesia Emas 2045 June 2, 2026
  • LDII Helat Nikah Massal 11 Pasang Mubaligh Mubalighot, Ini Pesan Bupati Inhu June 1, 2026
  • LDII Papua Selatan Bagikan 3.000 Paket Daging Kurban Jangkau Masyarakat Luas June 1, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.