Banyuwangi (2/7). DPD LDII Kabupaten Banyuwangi melakukan audiensi dengan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. Pertemuan tersebut berlangsung pada Rabu (24/6/2026) di Lounge Kantor Pemkab Banyuwangi.
“Kami mengapresiasi berbagai program pembinaan yang dijalankan LDII. Menurut kami, organisasi kemasyarakatan dan keagamaan memiliki peran strategis dalam membantu menyiapkan generasi muda yang tangguh menghadapi berbagai tantangan zaman,” jelas Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.
Ia menjelaskan pembinaan generasi muda tidak bisa hanya menjadi tugas pemerintah. Menurutnya, organisasi kemasyarakatan dan keagamaan juga memiliki peran penting, untuk menyiapkan generasi yang berkarakter dan memiliki daya tahan terhadap berbagai pengaruh negatif.
“Seperti kegiatan Perkemahan Cinta Alam Indonesia (CAI). Kegiatan pembinaan kepemudaan tersebut dapat menjadi sarana membangun karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, dan kepedulian sosial generasi muda,” jelasnya.
Bupati Ipuk menerangkan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks. Selain persoalan penyalahgunaan narkoba, perkembangan teknologi digital juga menuntut kemampuan untuk menyaring informasi dan memanfaatkan teknologi secara bijak.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Banyuwangi, Heri Sujatmiko mengatakan pembinaan generasi muda merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkarakter, “Karena itu, LDII secara konsisten mengembangkan program kepemudaan, termasuk CAI, untuk menanamkan nilai kepemimpinan, kemandirian, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap lingkungan,” jelasnya.
Ia menerangkan pembinaan karakter tidak dapat dilakukan secara instan. Menurutnya, kegiatan seperti CAI, merupakan upaya untuk menanamkan nilai kemandirian, kepemimpinan, kepedulian sosial, dan kecintaan terhadap lingkungan kepada generasi muda.
Heri menyampaikan dan turut mengundang Bupati Banyuwangi untuk membuka kegiatan CAI yang direncanakan akan digelar pada 6–10 Juli, bertempat di Wisata Waduk Sidodadi, Kecamatan Glenmore.

