Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Lintas Daerah

LDII Kalimantan Tengah Edukasi Pencegahan Stunting dengan Gizi Seimbang

2021/11/01
in Lintas Daerah
1
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Palangkaraya (31/10). Penanganan stunting merupakan prioritas nasional sebagai upaya mewujudkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, produktif dan berdaya saing.

“Salah satu tantangan membangun manusia Indonesia yang berkualitas adalah terkait dengan permasalahan yang sedang kita hadapi saat ini, yaitu standar gizi buruk yang kronis akibat kekurangan asupan gizi,” kata Yulistra Ivo Sugianto Sabran, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah pada pembukaan seminar kesehatan oleh Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Kalimantan Tengah, Minggu (31/10).

Seminar dilaksanakan secara daring dihadiri sebanyak kurang lebih 480 peserta yang tersebar di 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah dengan tema ‘Cegah Stunting dengan Gizi Seimbang untuk Mewujudkan Generasi Emas Profesional dan Religius’.

“Stunting bisa dicegah dengan memastikan kesehatan dan kecukupan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan atau anak baru lahir,” lanjut Ivo.

Penyebab stunting adalah kekurangan gizi dalam waktu yang lama pada 1.000 hari pertama kehidupan, diantaranya kurang gizi pada saat ibu hamil, kurang gizi pada saat masih balita, kurang pengetahuan ibu sebelum, saat, dan setelah melahirkan, tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai, kurangnya akses air bersih dan sanitasi (kebersihan lingkungan) dan kurang pengetahuan tentang makanan bergizi yang berasal dari sumber daya lokal.

“Pada jangka pendek adalah gangguan fisik tubuh, gangguan metabolisme, sedangkan dampak jangka panjangnya tentunya adalah anak kesulitan belajar, lalu juga kekebalan tubuh yang lemah sehingga anak-anak bisa mudah sakit dan juga bahkan ketika dewasa nanti akan memiliki tubuh pendek, tingkat produktivitasnya juga akan menjadi rendah dan sulit memasuki dunia kerja,” ujarnya.

Seminar Kesehatan DPW LDII Kalteng ini merupakan bagian dari Road to Musyawarah Wilayah LDII Kalteng yang akan diselenggarakan di akhir November.

Acara yang dipandu oleh moderator Desi Kumala, S.ST, M.Kes., tersebut menghadirkan narasumber dr. Andar Juan RP Sitanggan, M.Sc., Sp.A., Dokter Spesialis Anak Rumah Sakit Doris Silvanus dan Banun, S.Gz., M.Gizi , Ahli Gizi Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng.

Bonus Demografi Tanpa Stunting

Andar menyebutkan, bonus demografi tahun 2030 nanti angka usia produktif masyarakat Indonesia jauh lebih banyak dibandingkan dengan usia non produktif. Artinya dengan usia produktif itu, tenaga kerja lebih banyak dan kemudian bisa menghasilkan lebih banyak dalam bentuk finansial, ekonomi, dan sosial.

“Indonesia akan diuntungkan oleh bonus demografi ketika masyarakatnya siap. Apabila yang dihasilkan adalah masyarakat yang tidak mampu, tidak berkualitas, maka Indonesia akan menghadapi masalah yang luar biasa,” katanya.

Lingkungan, termasuk nutrisi, berpengaruh setidaknya 80 persen terhadap kualitas kesehatan di masa depan. ” Sementara faktor genetik hanya berperan maksimal 20 persen,” ujar Andar.

Ia juga menyebutkan beberapa alasan mengapa pada 1.000 hari pertama kehidupan menentukan kualitas di masa depan. Pada masa itu seluruh organ penting dan sistem tubuh mulai terbentuk dengan pesat.

“Kesehatan saluran cerna, perkembangan organ metabolisme, perkembangan kognitif, pertumbuhan fisik, dan kematangan sistem imun,” katanya.

Secara garis besar, Andar menyampaikan bahwa stunting adalah sebuah kondisi dimana tinggi badan seseorang ternyata lebih pendek dibanding tinggi badan orang lain pada umumnya atau yang seusia. Penyebabnya adalah kurangnya asupan gizi diterima oleh janin atau bayi.

Perawakan pendek karena kekurangan gizi kronik disebut stunting , sedangkan yang disebabkan faktor genetika atau familiar disebut short statue atau perawakan pendek. Penyebab lain dari stunting adalah adanya praktek pengasuhan yang kurang baik oleh orang tua kepada anaknya, kemudian masih terbatasnya layanan kesehatan, dan pembelajaran dini yang berkualitas. Faktor lain termasuk kurangnya keluarga ke akses makanan bergizi dan air bersih serta sanitasi.

“Konsekuensi stunting saat dewasa berupa obesitas, diabetes melitus, penyakit jantung koroner, hipertensi, dan osteoporosis,” jelasnya.

Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Medan itu menyebutkan bahwa stunting tidak dapat disembuhkan. “Pencegahannya dengan cara memberikan kecukupan nutrisi ibu hamil, kemudian menyusui ASI eksklusif selama 6 bulan, serta MPASI usia 6-23 bulan,” pungkasnya.

Selanjutnya, Banun Rohimah menjelaskan makanan seimbang untuk pencegahan stunting. “Rata-rata seluruh kebupaten/kota di Kalimantan Tengah dari Laporan Studi Status Gizi Balita Tahun 2019 (SSGBI 2019) berada diatas 30 persen,” ucap Banun.

Menurutnya, dengan gizi seimbang dapat mencegah stunting. Susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Memperhatikan empat pilar gizi seimbang, yaitu mengonsumsi pangan beraneka ragam, melakukan aktifitas fisik, perilaku hidup bersih, serta mempertahankan berat badan normal.

Banun menerangkan pedoman gizi seimbang dapat dilakukan dengan membiasakan sarapan pagi, membiasakan minum air putih yang cukup, banyak makan buah dan sayur, dan membiasakan membaca label pada kemasan pangan.

“Mensyukuri dan menikmati aneka ragam makanan, membiasakan mengkonsumsi lauk pauk yang mengandung protein tinggi, melakukan aktivitas fisik yang cukup, mempertahankan berat badan ideal, membatasi konsumsi pangan manis, asin dan berlemak, serta membiasakan mengkonsumsi aneka ragam makanan pokok,” rincinya.

Diharapkan, pemahaman edukasi bagi remaja dan orang tua mengenai gizi yang seimbang dapat berkontribusi dalam pencegahan stunting dengan menjaga pola makan yang baik. (Tami-Prijo/Lines).

Tags: DemografikontribusildiiMPASIpencegahanStunting

Comments 1

  1. roel says:
    4 years ago

    ldii kalteng keren nih kegiatannya.
    concern pada ibu2

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • AngkaDH on LDII Gunungkidul Dukung Transformasi Pramuka, Tekankan Karakter dan Adaptasi Digital
  • AngkaDH on Safari Jumat di Masjid LDII, Bupati Kudus Salurkan Bantuan dan Dorong Partisipasi Kesehatan
  • AngkaDH on Pesantren LDII Magelang Salurkan Logistik untuk Apel Siaga Ambulans Desa
  • Ipaslamet on Kembangkan Varietas Kopi Unggul di Tana Toraja, Warga LDII Raih Penghargaan Satyalancana Wira Karya
  • Wartoyo Jamaah on Kembangkan Varietas Kopi Unggul di Tana Toraja, Warga LDII Raih Penghargaan Satyalancana Wira Karya
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Konjen RI Tekankan 3 Hal Utama bagi 700 Tenaga Pendukung Haji 2026

7 WNI dan 100.000 Riyal Diamankan di Arab Saudi, Diduga Terlibat Haji Ilegal dan Penggunaan Nusuk Palsu

May 1, 2026
Kembangkan Varietas Kopi Unggul di Tana Toraja, Warga LDII Raih Penghargaan Satyalancana Wira Karya

Kembangkan Varietas Kopi Unggul di Tana Toraja, Warga LDII Raih Penghargaan Satyalancana Wira Karya

May 1, 2026
Wapres Gibran

Wapres Gibran Tinjau Makkah Route, Pastikan Jemaah Berangkat Lebih Cepat dan Nyaman

May 1, 2026
LDII Karanganyar Dorong Perluasan Kampung Iklim di Mojogedang

LDII Karanganyar Dorong Perluasan Kampung Iklim di Mojogedang

April 27, 2026
Kembangkan Varietas Kopi Unggul di Tana Toraja, Warga LDII Raih Penghargaan Satyalancana Wira Karya

Kembangkan Varietas Kopi Unggul di Tana Toraja, Warga LDII Raih Penghargaan Satyalancana Wira Karya

7
SMK Tri Sukses Kunjungi DPP LDII, Belajar Organisasi Sekaligus Komunikasi

SMK Tri Sukses Kunjungi DPP LDII, Belajar Organisasi Sekaligus Komunikasi

2
Jawab Tantangan Kemendes PDT, LDII Usulkan 8 Desa Binaan Tematik

Jawab Tantangan Kemendes PDT, LDII Usulkan 8 Desa Binaan Tematik

2
Pesantren LDII Magelang Salurkan Logistik untuk Apel Siaga Ambulans Desa

Pesantren LDII Magelang Salurkan Logistik untuk Apel Siaga Ambulans Desa

1
Jemaah Haji SOC-02 Zainudin

Tiba di Makkah, Jemaah Diimbau Istirahat Sebelum Umrah Wajib

May 2, 2026
Kabiro Humas Kemenhaj Moh Hasan Afandi

Operasional Haji Hari ke-12 Lancar, Kemenhaj Pastikan Pembayaran Dam Melalui Program Resmi

May 2, 2026
Kadaker Makkah Ihsan Faisal

Tarif Resmi Kursi Roda Makkah 300-350 Riyal, Kadaker: Jangan Pakai Pendorong Liar!

May 2, 2026
Road To Musda, LDII Kabupaten Bandung Gelar FGD Perkuat Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan

Road To Musda, LDII Kabupaten Bandung Gelar FGD Perkuat Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan

May 1, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Tiba di Makkah, Jemaah Diimbau Istirahat Sebelum Umrah Wajib May 2, 2026
  • Operasional Haji Hari ke-12 Lancar, Kemenhaj Pastikan Pembayaran Dam Melalui Program Resmi May 2, 2026
  • Tarif Resmi Kursi Roda Makkah 300-350 Riyal, Kadaker: Jangan Pakai Pendorong Liar! May 2, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.