Salatiga (11/6). Untuk mempererat silaturahmi dan menyelaraskan program kerja pembangunan karakter bangsa, DPD LDII Kota Salatiga audiensi dengan Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol). Pertemuan tersebut berlangsung di Kota Salatiga, Jawa Tengah, pada Senin (22/6/2026).
Dalam pertemuan itu, Ketua DPD LDII Kota Salatiga, Sis Warsono, didampingi jajarannya, diterima Kepala Bakesbangpol Kota Salatiga, Sri Sarwanti mengapresiasi atas peran aktif LDII dalam kehidupan bermasyarakat. Ia secara khusus menitipkan pesan kepada LDII untuk bersama-sama menanggulangi dampak negatif penggunaan gawai yang kian masif di kalangan generasi muda.
“Kami berharap LDII dapat bersinergi dengan pemerintah dalam mengedukasi masyarakat, khususnya terkait mitigasi pengaruh negatif gawai bagi anak-anak dan remaja, terutama pada kelompok usia PAUD yang merupakan masa krusial pertumbuhan karakter,” ujar Sri Sarwanti.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD LDII Kota Salatiga, Sis Warsono, menegaskan komitmen lembaganya. Ia menekankan bahwa pembentukan karakter anak harus dimulai dari pondasi yang kokoh, yakni penanaman nilai-nilai keimanan yang selaras dengan ideologi Pancasila dan semangat cinta tanah air.
Menurutnya, pertemuan ini menjadi ajang tukar pikiran, antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan (ormas). Sementara itu, Dewan Penasehat DPD LDII Kota Salatiga, Muhammad Kunzeri menambahka, fokus LDII dalam mencetak SDM unggul telah tertuang dalam program pembinaan karakter yang sistematis.
“LDII memiliki fokus dalam pembinaan generasi penerus melalui penanaman 29 karakter luhur. Nilai-nilai tersebut kami yakini sangat sinkron dengan program pemerintah dalam membangun SDM yang berakhlakul karimah sekaligus berwawasan kebangsaan yang kuat,” papar Muhammad Kunzeri.
Pertemuan tersebut dapat mempertemukan kebijakan pemerintah dan peran ormas di lapangan. Kedua belah pihak sepakat koordinasi yang berkelanjutan antara pengambil kebijakan dan pelaksana di lapangan, menjadi kunci utama dalam memperkokoh ideologi Pancasila di tengah masyarakat Kota Salatiga.













