Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Kepemimpinan 4

2010/07/22
in Nasehat
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Banyak orang yang masih beranggapan bahwa menjadi pemimpin itu instant. Maksudnya bisa dipelajari, disiapkan dan dicetak. Maka mucullah pelatihan – pelatihan leadership bak jamur di musim hujan. Bahkan dijadikan syarat, bahwa untuk duduk di sutau jabatan tertentu harus lulus training kepemimpinan level ini dan ini. Apa yang terjadi? Tidak banyak diketemukan kepemimpinan dari langkah seperti ini. Yang ada hanya manajerial saja. Mereka tahu cara memimpin tetapi tidak tahu bagaimana mengaplikasikannya. Mereka faham, tapi tidak ada kekuatan untuk melakukannya. Begitulah kehidupan merangkak, banyak orang yang tidak mau berkaca pada kearifan sunnatullah yang disebut hukum alam ini.
Pada suatu hari, seseorang menemukan sebuah kepompong dan memungutnya dengan maksud memeliharanya. Setelah beberapa saat, muncullah lubang kecil dari kepompong tadi. Orang itu duduk, lalu mengamati apa yang terjadi dengan kepompong ini. Ada pergerakan dari dalam – yaitu seekor calon kupu – kupu sedang berjuang keras keluar dari kepompong melewati lubang kecil diujungnya. Kemudian kupu-kupu itu berhenti setelah berjam – jam bergerak – bergelogetan – mendesak keluar.  Kelihatannya kupu-kupu itu sudah kelelahan, setelah berusaha semampunya sekian lama dan dia tidak bisa lebih jauh lagi. Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya. Dia ambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu. Dan akhirnya kupu-kupu itu keluar dengan mudahnya. Glundung.

Namun, apa gerangan yang terjadi? Kupu – kupu itu memang sudah keluar dari kepompongnya. Ia sekarang bebas. Kupu – kupu itu tergeletak dengan tubuh gembung dan sayap-sayap kecil yang mengkerut. Orang tersebut dengan telaten, terus – menerus mengamatinya karena sangat berharap, pada saat berikutnya, sayap-sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu mengangkat tubuh kupu-kupu itu, dan terbang ke awan. Sayang, semua itu tidak pernah terjadi. Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya dengan jalan merangkak dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengkerut. Kupu-kupu itu tidak pernah bisa terbang selamanya. Karena tidak melewati proses yang seharusnya. Yang tidak pernah dimengerti dari kebaikan orang tersebut adalah bahwa lubang kepompong yang menghambat dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu untuk melewati lubang kecil adalah jalan Allah untuk memaksa cairan dari kupu-kupu itu masuk ke dalam sayap-sayapnya sedemikian rupa sehingga dia akan siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut. Tubuhnya ramping dan sayapnya indah berwarna, sehingga mempesona.

Itulah gambaran pemimpin karbitan. Itulah kejadian, jika pemimpin diformat secara instan. Waktu memang tidak bisa ditipu. Dan pengalaman memang tidak akan tergantikan. Pengalaman adalah guru terbaik, yang memberikan kesempurnaan pada kehidupan ini. Pengalaman memberikan nilai kepada pelakunya, baik gagal maupun berhasil. Sedangkan pelatihan membuat pelaku mencari nilainya sendiri, kadang bahkan hanya untuk mengejar predikat lulus. Maka, entah kebetulan atau tidak, serasa dalil di bawah ini sungguh – sungguh mengena di hati saya.

Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “Tidaklah Allah mengutus seorang Nabipun kecuali Nabi tersebut penggembala binatang ternak. Maka bertanya para shahabatnya. Dan engkau (juga)? Beliau berkata:”Ya, dahulu aku menggembala domba dengan upah beberapa dinar milik penduduk Makkah.” (Rowahu Bukhory bab Ra’al ghanam ‘ala qaranith yaitu dari hadits Abi Hurairah, dan diriwayatkan juga oleh Ibnu Majah no (2149))

Hadits ini secara tersirat menjelaskan sebuah hakikat kepemimpinan bagaimana ia tumbuh dan berkembang melewati semua scenario yang seharusnya ditempuh. Tidak meloncat dan kelewat. Tetapi satu per satu harus ditempuh sampai waktunya tiba; didaulat sebagai pemimpin yang sebenarnya. Bukan hanya terampil memimpin diri sendiri, tetapi melampauinya. Sebab tuntunan dan runutannya sudah paripurna, seperti gambaran di atas, menjadi kupu – kupu yang sukses bermetamorfosa, bisa terbang dan mempesona dengan keindahan warna sayapnya. Itulah dinamika kepemimpinan yang dengan bijak memberikan peringatan kepada kita semua bahwa pemimpin itu dilahirkan, bukan diciptakan atau dipercepat dengan sebuah rekayasa.

Oleh:Ustadz.Faizunal.Abdillah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Angka DH on LDII Kabupaten Bandung Apresiasi Pengabdian Polri Sambut Hari Bhayangkara ke-80
  • H. Warsito on Perkuat Keharmonisan Keluarga, LDII Kabupaten Bandung Gelar Seminar Sakinah Journey
  • H. Warsito on LDII Kaltara Gelar Cek Kesehatan Wanita, Jaga Kesejahteraan Keluarga
  • H. Warsito on Pemuda LDII Ketapang Bahas Pasangan Ideal Antara Sunnah dan Realita
  • H. Warsito on LDII Kalsel Silaturahmi dengan Korem 101/Antasari Jajaki Sinergi Program Kerja
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LDII dan MTA Perkuat Ukhuwah Islamiyah dan Bangun Kolaborasi

LDII dan MTA Perkuat Ukhuwah Islamiyah dan Bangun Kolaborasi

July 9, 2026
Atlet Muda Persinas ASAD Nunukan Sabet Juara 1 O2SN untuk Silat Seni Tunggal Putra

Atlet Muda Persinas ASAD Nunukan Sabet Juara 1 O2SN untuk Silat Seni Tunggal Putra

July 5, 2026
Puncak Kezaliman

Puncak Kezaliman

June 29, 2026
Dukung Program Ketahanan Pangan, Warga LDII Cipta Praja Panen Jagung

Dukung Program Ketahanan Pangan, Warga LDII Cipta Praja Panen Jagung

July 7, 2026
LDII dan MTA Perkuat Ukhuwah Islamiyah dan Bangun Kolaborasi

LDII dan MTA Perkuat Ukhuwah Islamiyah dan Bangun Kolaborasi

4
Jaga Kerukunan dan Kamtibmas, LDII Beji Perkuat Sinergi dengan Tiga Pilar

Jaga Kerukunan dan Kamtibmas, LDII Beji Perkuat Sinergi dengan Tiga Pilar

2
LDII Kabupaten Bandung Apresiasi Pengabdian Polri Sambut Hari Bhayangkara ke-80

LDII Kabupaten Bandung Apresiasi Pengabdian Polri Sambut Hari Bhayangkara ke-80

2
DPP LDII Apresiasi Pembekalan Bela Negara dan Perang Proksi dalam Kemping Permata CAI

DPP LDII Apresiasi Pembekalan Bela Negara dan Perang Proksi dalam Kemping Permata CAI

3
Silaturahim dengan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, DPP LDII Diskusi Persoalan Umat

Silaturahim dengan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, DPP LDII Diskusi Persoalan Umat

July 9, 2026
LDII Harus Jadi Mitra Strategis Pemerintah Bangun Sumenep Maju dan Religius

LDII Harus Jadi Mitra Strategis Pemerintah Bangun Sumenep Maju dan Religius

July 9, 2026
Bupati Ipuk Apresiasi Konsistensi LDII Banyuwangi Bina Karakter Generasi Muda

Bupati Ipuk Apresiasi Konsistensi LDII Banyuwangi Bina Karakter Generasi Muda

July 9, 2026
LDII DIY Dukung Program Kampung Iklim, Dua Wilayah Dampingan Raih Penghargaan ProKlim

LDII DIY Dukung Program Kampung Iklim, Dua Wilayah Dampingan Raih Penghargaan ProKlim

July 9, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Silaturahim dengan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, DPP LDII Diskusi Persoalan Umat July 9, 2026
  • LDII Harus Jadi Mitra Strategis Pemerintah Bangun Sumenep Maju dan Religius July 9, 2026
  • Bupati Ipuk Apresiasi Konsistensi LDII Banyuwangi Bina Karakter Generasi Muda July 9, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.